Hikmah di Balik Pilihan Allah dan Adab Seorang Hamba antara Istikharah dan Ridha terhadap Takdir
Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā sebagaimana Dia Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana dalam memilih siapa yang Dia pilih dari makhluk-Nya, dan menyesatkan siapa yang Dia sesatkan di antara mereka, demikian pula Dia Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana terhadap apa yang ada dalam perintah dan syariat-Nya — berupa akibat-akibat yang baik dan tujuan-tujuan yang agung. Allah Ta‘ālā berfirman: “Diwajibkan atas kalian berperang, padahal itu sesuatu yang kalian benci. Boleh jadi kalian membenci sesuatu padahal itu baik bagi kalian, dan boleh jadi kalian menyukai sesuatu padahal itu buruk bagi kalian. Allah mengetahui, sedang kalian tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 216) Allah menjelaskan bahwa apa yang Dia perintahkan kepada mereka — Dia mengetahui apa yang terkandung di dalamnya berupa kemaslahatan dan manfaat bagi mereka — itulah yang menyebabkan Dia memilihnya dan memerintahkan mereka untuk melakukannya. Sedangkan mereka mungkin membencinya, baik karena ketidaktahuan maupun karena tabiat manusia ...